24 August 2015

Pelayanan pembuatan KTP KBB Sangat Buruk

Jalurberita.com - Salah satu pelayanan yang sangat diharapkan masyarakat adalah pelayanan pada bidang administrasi KTP di Disdukcapil setempat. Pelayanan yang melibatkan hubungan antara pemberi service dan penerima pelayanan seringkali mengalami hambatan-hambatan. Hal tersebut disebabkan rendahnya kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas Disdukcapil. Begitu lamanya waktu yang dibutuhkan dalam pengurusan KTP dan ditambah lagi dengan buruknya pelayanan pegawai diinstansi tersebut.

Pelayanan pembuatan KTP Elektronik atau e-KTP  di dinas Kependudukan dan catatan Sipil kabupaten Bandung Barat  sangat buruk. Sejak di himbau oleh pemerintah agar warga mengganti KTP lama dengan KTP Elektronik pedaftarannya selalu saja membuat warga kesal. Seperti yang terjadi hari Senin, 24 Agustus 2015. Pasalnya saat warga sudah meluangkan waktu memenuhi panggilan pencetakan KTP ataupun perekaman pasphoto, tanda tangan, sidik jari dan iris di kantor dinas Kependudukan dan catatan Sipil kabupaten Bandung Barat  antriannya selalu saja bertumpuk dan tidak tertib sehingga menyebabkan kericuhan.

Bahkan banyak warga yang sudah antri sekian lama harus pulang dengan kekecewaan karena tidak mendapatkan pelayanan antri yang di batasi 100 antrian setiap harinya, sedangkan jarak dari Kantor Kabupaten Bandung Barat ada yang sampai 17 KM, seperti dari Kecamatan Gunung Halu, Pongkor ataupun Kecamatan Lembang. 

Menurut Penggiat LSM Kabupaten Bandung Barat Atet Hendrawan yang juga saat itu, ikut antri untuk melakukan pencetakan KTP ia berangkat dari Lembang jam 06.00 Pagi WIB sedangkan kantor buka jam 08.00. ketika datang jam 08.30 wib antrian sudah melebihi kapasitas antri yang di beri jatah 100 antian dalam satu hari, sehingga banyak yang pulang dengan tangan kosong dan penuh kekecewaan.

Ungkap A'hendra " Harusnya semua pelayanan kepada masyarakat dilayani meskipun kuota pelayanan yang dapat dilakukan KBB hanya 100 orang, namun pelayanan administrasi harusnya dilayani jangan sampai masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang telah meluangkan waktu dan tenaga Pulang tanpa sebuah kepastian kapan pelayanan KTP dapat dilaksanakan.

Harusnya semua pelayanan cetak KTP dilayani tanpa dibatasi pada kuota kemampuan cetak KTP, namun pengambilan KTP bisa di undur sesuai dengan kemampuan cetak KTP sehingga masyarakat mendapatkan kepastian kapan KTP dapat diambil bisa satu minggu ataupun satu bulan, jangan sampai masyarakat kembali tanpa sebuat kepastian kapan KTP dapat di cetak, Ungkap atet hendrawan dengan nada kesal.

No comments: