18 June 2015

Isu Akan Dibakar Preman, Pedagang Pasar Lembang Panik

Jalurberita.com - Pedagang Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat dibuat panik dengan isu akan dibakarnya kios sementara yang mereka tempati pasca kebakaran lalu. Sebagian pedagang yang diterpa isu langsung mengkemasi barang dagangannya.Informasi yang dihimpun, pedagang yang berjualan di tempat berjualan darurat mulai membongkar kios dan mengangkut barang dagangannya, Senin (15/6/2015) selepas magrib. Mereka mengemasi barang dagangannya khawatir isu akan dibakarnya kios tempat mereka berjualan sementara jadi dibakar.
"Isu akan dibakarnya kios darurat semakin santer Senin sore tadi. Isu itu menyebar dari mulut ke mulut, bahkan sampai masuk media sosial segala. Jadinya pedagang panik, satu persatu kios dibongkar dan barang dagangan dibawa menjauh dari pasar," kata salah seorang pedagang yang minta namanya tidak ditulis.
Menyebar cepatnya isu pembangkaran membuat pedagang yang sudah pulang ke rumahnya masing-masing balik lagi ke kios darurat. Semakin sore banyak pedagang yang berdatangan ke lokasi dekat puing-puing sisa bangunan Pasar Panorama Lembang. "Kami takut jika isu itu menjadi kenyataan. Bisa sajakan tengah malam, atau mungkin subuh kios darurat jadi dibakar," ujarnya.
Munculnya isu akan dibakarnya kios darurat setelah sempat tersiar kabar terjadi keributan antara pedagang dengan preman pasar. Entah dari mana isu itu berawal, tiba-tiba saja pedagang dibuat geger dengan ancaman pembakaran pasar. 
Di temui terpisah Sekjen IKAPPI Kabupaten Bandung Barat Atet Hendrawan yang ada dilokasi pasar panorama membenarkan akan adanya isu yang santer terjadi di pasar panorama lembang. IKAPPI KBB telah mengintruksikan kepada rekan-rekan yang ada di pasar panorama lembang agar tetap tenang dalam menghadapi segala isu yang berkembang di dalam pasar panorama lembang. 
Lanjut A'hendra Ikappi KBB berharap kepolisian lebih tegas dan lebih mampu memberikan rasa aman kepada para pedagang, apalagi menghadapi lebaran dengan kebutuhan hidup yang meningkat dan biasanya berbanding lurus dengan angka kriminal, sehingga ia berharap kepolisian bisa lebih bersinergi lagi dengan para pedagang dalam memberikan rasa aman baik bagi pedagang maupun pembeli.

No comments: