07 December 2014

Uang Restribusi Pasar Lembang Banyak "salah Parkir"

Jalurberita.com - Pedapatan dari sektor restribusi pasar dan parkir pasar panorama lembang kecamatan lembang kabupaten bandung barat di sinyalir banyak salah parkir sehingga bila terus dibiarkan akan mengganggu pendapatan sektor pajak kabupaten bandung barat.

Menurut penggiat lsm kabupaten bandung barat atet hendrawan di temui dikantor dewan kabupaten bandung barat menurutnya banyak permasalahan yang harus segera di benahi oleh pemerintah kabupaten bandung barat, diantaranya lemahnya penegakan hukum perda yang ada di kabupaten bandung barat. Satpol PP yang mempunyai tugas penegakan perda seperti macan ompong yang tidak punya keberanian dalam penegakan hukum sehingga adanya pembiaran kesalahan yang dilakukan secara masif dan terstruktur yang dilakukan oleh “oknum-oknum” yang ada di dinas perhubungan yang melakukan pengambilan restribusi parkir dan dinas pasar yang melakukan pukungan di pasar lembang.

Adanya pembiaran dari satpol PP, menjadikan kerugian pendapatan dari kedua sektor ini yang pada akhirnya akan berkurang pendapatan dari sektor pajak ini dan pada akhirnya akan menurunkan tingkat kepercayaan para pedagang baik kepada dinas pasar lembang maupun pemerintah kabupaten bandung barat.

Lanjunya A’hendra disinyalir adanya "oknum-oknum" yang mencari keuntungan pribadi  dalam polemik yang sedang terjadi dipasar panorama lembang. Polemik yang sedang terjadi berupa kesimpang siuran informasi yang ada terkait dengan adanya isu berupa rencana relokasi, rencana pembangunan pasar baru dan isu-isu lainya, bila pemerintah tidak segera turun tangan maka di kwastirkan akan menjadi konflik vertikal dan horisonsal.

Jika pemerintah kabupaten bandung barat ada itikad untuk menertibkan permasalahan yang ada baik kesemerautan tata lalu lintas yang ada di seputaran pasar, tata kelola keuangan restribusi pasar, tata kelola parkir maka pendapatan dari sektor ini akan sangat membantu pembangunan yang sedang dilakukan oleh pemerintah kabupaten bandung barat.


Setidaknya uang yang salah parkir bisa di gunakan untuk membeli truk sampah yang masih kekurangan atau untuk sektor lainya berupa penataan pasar lembang yang berjalan dan bergerak tanpa adanya perbaikan yang dapat menunjang laju perekonomian pasar lembang. Dari informasi yang saya dapat menurutnya banyak dari pedagang pasar lembang yang telah beralih menjadi pedagang musiman di seputar jalan seskoau kalau pada hari minggu ataupun berjualan di depan pasar lembang menjadi pedagang kaki lima untuk mendongkrak pendapanya karena para pembeli enggan ke dalam pasar lembang karena semakin hari semakin kumuh.

No comments: