03 November 2014

Selesaikan Masalah Aset Untuk Raih WTP

Jalurberita.com -Bupati Bandung Barat, H. Abubakar berharap permsalahan aset yg selama ini menjadi momok dalam penilaian Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kab. Bandung Barat bisa diselesaikan atau minimal diminimalisir agar target terwujudnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap opini penilaian BPK RI bisa terwujud.

Karena menurutnya, ketika nanti target WTP bisa tercapai, maka prestasi yang akan ditorehkan tersebut merupkan prestasi bersama seluruh Pegawai Pemerintahan Kab. Bandung Barat. Sebab, setiap pegawai pasti memberikan kontribusi positif terhadap hasil yang akan dicapai.

"Jadi saya berharap para pegawai bisa meningkatkan kepercayaan dirinya, sehingga mampu menjalankan tugas dan kewajibannya tepat wktu dan sesuai target yang telah ditentukan," kata Abubakar ketika membuka Bimbingan Teknis Strategi Pengelolaan Aset Menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Aplikasi  Teknologi Informasi Siklus Barang Daerah (atisisbada)  di lingkungan Pem Kab. Bandung Barat tahun 2014.

Dan dalam rangka penyempurnaan tugas, maka Abubakar memandang perlu dilakukannya komunikasi dan koordinasi dengan institusi yang memiliki kompetensi segligus sebagai penilai terhadap laporan keuangan, yakni BPK RI Kantor Perwakilan Jawa Barat 

"Dengan demikian, pengelolaan keuangan bisa dilakukan sesuai dengan norma agar penilaian dari BPK RI terhadap pengelolaan keuangan Pemerintah Kab. Bandung Barat bisa lebih baik dari tahun sebelumnya dengan terus menindaklanjuti berbagai temuan dan kekurangan tahun lalu," tuturnya.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kab. Bandung Barat, Drs. Sudibyo menegaskan bahwa adanya bimbingan dan arahan dari institusi yang berkompetensi dibidangnya sangat dibutuhkan guna meraih target WTP seperti yang telah ditentukan.

"Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menindaklanjuti permsalahan aset yang timbul pada tahun lalu. Dan kami juga sudah melakukan inventarisasi terhadap aset yang ditargetkan akan selesai sepenuhnya pada akhir November ini," ungkapnya. **

No comments: