01 October 2014

Wanita Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Jalurberita.com - Bupati Bandung Barat, H. Abubakar menegaskan bahwa dalam meningkatkan taraf kesehatan dan kesejahteraan keluarga tidak hanya dipengaruhi oleh peran kaum pria saja, tetapi kaum wanita juga memberikan peranan yang tidak kalah penting, bahkan mungkin bisa menjadi yang terpenting jika melihat kedudukannya dalam sebuah keluarga.

"Bahkan, peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari sangatlh penting. Karena selain menjalankan tugas mengurus keluarga dan anak, tidak sedikit wanita Indonesia yang mampu membantu mengurangi beban para pria dalam mencari nafkah guna mendapatkan kehidupan yang lebih baik," kata Abubakar ketika memberikan sambutan dalam pelaksanaan program Peningkatan Pemberdayaan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera(P2WKSS) di RW. 01, Desa Sukahaji, Kec. Cipeundeuy, Kab. Bandung Barat, Selasa (30/9) siang. 


Berkat kemampuan para wanita dalam kehidupan dan juga membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, kini pemerintah telah mengamanatkan kepada kaum wanita untuk berperan aktif serta berpartisipasi dalam pembangunan, termasuk di Kab. Bandung Barat yang 49 persen dari jumlah penduduknya merupakan kaum wanita. 

Program P2WKSS merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyelaraskan seluruh program dan bantuan dari setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, organisasi kewanitaan, organisasi kemasyarakatan serta pihak swasta. 

"Dan melalui program P2WKSS, pemda berusaha menjadikan wanita tidak hanya sebagai obyek, tetapi juga sebagai subyek dalam pembangunan di tingkat desa. Karena pada era globlisasi seperti saat ini wanita juga memiliki hak yang sama layaknya kaum pria dalam mengisi dan mendukung pembangunan secara aktif," tutur Abubakar. 

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Kab. Bandung Barat, Drs. Asep Ilyas, M.Si, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan program P2WKSS kali ini setidaknya melibatkan 100 kepala keluarga (KK) sebagai keluarga binaan dengan meningkatkan partisipasi serta perwujudan kaum wanita dalam pembangunan menuju keluarga sehat dan sejahtera. 

"Intinya untuk lebih memberdayakan kaum wanita dalam pembangunan serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga, sehingga bisa membantu atau mengurangi ketergantungan kepada kaum pria," ungkapnya. Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan khitanan massal, nikah massal serta pemberian berbagai bantuan dari program-program pemerintah daerah yang berkaitan langsung dengan masyarakat. (**)