20 September 2013

Proyek Cor Beton Jalan di Lembang Belum Transparan

Jalurberita.com - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Bandung Barat yang di alokasikan untuk beton jalan di desa kayuambon kecamatan lembang kabupaten bandung barat patut di duga terindikasi melanggar Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya Pasal 5 tentang Prinsip-Prinsip Pengadaan yang isinya antara lain transparan. 


Dalam kegiatan peninggian jalan raya dengan menggunakan cor beton yang ada di jalan maribaya desa kayuambon kecamatan lembang kabupaten bandung barat tidak mencantumkan kegiatan nilai proyek pembangunan seperti yang ada di dalam poto di atas hal ini patut di indikasikan telah melanggar Prinsip-Prinsip Pengadaan yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Menurut sekertaris PK-KNPI kecamatan lembang Atet Hendrawan, S.Sos “jika melihat poto tersebut maka patut di duga adanya indikasi pelanggaran Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan Prinsip-Prinsip Pengadaan salah satunya transparan”

Lanjut kang AT salah satu prinsip transparan adalah memberikan dan memberitahukan kepada publik melalui pasilitas yang ada di sekitar proyek. Pada umumnya dalam setiap proyek yang menggunakan dana yang bersumber dari APBD maka selalu ada nilai proyek yang di pasang di tempat yang dapat dilihat oleh masyarakat., biasanya di pasang di gudang yang tertera dalam photo. Jika dalam kegiatan tersebut tidak ada maka patut diduga ada indikasi apa ? Tegasnya


Telusur jalurberita.com keberadaan gudang yang ada di tempat lokasi di jalan maribaya desa kayuambon kecamatan lembang kabupaten bandung barat tidak adanya indikasi telah di pasang pengumuman nilai kontrak proyek yang bersumber dari APBD kabupaten bandung barat tersebut. Sampai berita ini di buat pemegang kontrak atau pemilik perusahaan belum dapat di minta keterangan.



No comments: