06 April 2013

Hati-hati Terhadap Tim Sukses Bupati

Jalurberita.com - Suhu panas dan berbagai gesekan kian mewarnai perhelatan demokrasi di kabupaten bandung barat. Pemilihan Bupati dan wakil Bupati  yang menurut KPU Kabupaten Bandung Barat akan dilaksanakan pada 19 mei 2013 yang di ikuti oleh lima pasang calon Bupati dan Wakil Bupati.

Semua kandidat rata-rata menjual dirinya yang terbaik dan menjadi solusi bagi perkembangan kabupaten Bandung Barat. Hal wajar dalam pesta demokrasi ketika semua kandidat dan tim sukses merasa paling baik dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di kabupaten bandung barat yang menurut prinsip-prinsip demokrasi diselenggarakan berdasarkan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, berdasarkan hukum dan partisipasi rakyat.

Namun permasalahan yang mengiringi perkembangan demokrasi pada umumnya berupa ketidakmampun tim sukses menjembatani keinginan masyarakat dan pemimpin bila kelak telah berhasil menjadi pemimpin. Seperti yang dilontarkan Ujet Sofyan, S.Sos di sekretariat Dewan Pimpinan Cabang Partai nasdem, sebagai tim suskses harus mampu mengawal dari sebelum jadi Bupati terpilih menjadi bupati terpilih harus mampu mengawal apa-apa yang telah di jadikan solusi dalam program yang di usung oleh kandidat.

Sehingga yang menjadi tim sukses juga harus mampu menjadi figur dalam menjembatani ketika calon bupati yang di usung sudah terpilih, jangan sampai seperti yang terjadi pada umumnya ketika sudah ada yang terpilih masyarakat tetap tidak mampu menagih janji yang dilontarkan oleh kandidat karena tim sukses hanya mampu menjadikan calon menjadi bupati terpilih.

Setidaknya masyarakat harus jeli dan mampu menganalisa tim sukses yang menjadi kepanjangan para kandidat calon Bupati jangan terlena dan terjebak dengan Politik pragmatis berupa bantuan sumbangan yang hanya dapat di nikmati sementara dan menderita selama lima tahun, namun masyarakat harus mampu melihat track record atau jejak tim sukses.

lanjut  Ujet, track record yang dapat dilihat oleh masyarakat berupa dari mana ia berasal apakah dari partai atau dari tokoh masyarakat, kalau dari partai bagaimana kedekatan partai tersebut dengan calon yang diusungnya baik secara pribadi maupun secara kepentingan Politik dan kalau dari tokoh masyarakat bagaimana kedekatan tokoh tersebut dengan calon Bupati sehingga setelah ada bupati yang terpilih jangan sampai masyarakat kesulitan dalam memberikan aspirasinya, apalagi untuk menagih janji yang telah dilontarkan.

No comments: